Yogi.AY
PortfolioBlogServiceProductAbout meContact
Afrizal Yogi PratamaContact

afrizalyogi@aycorp.id

Yogi.AY
PortfolioBlogServiceProductAbout me

with by Afrizal Yogi Pratama

Back

Blockchain

Afrizal Yogi

Afrizal Yogi Pratama

Oct 29, 2021

Blockchain

Blockchain merupakan teknologi baru yang dikembangkan untuk sistem penyimpanan data digital. Blockchain terdiri dari gabungan dua kata, yakni block dan chain. Block artinya kelompok dan chain artinya rantai. Dari nama tersebut dapat diartikan bahwa blockchain adalah teknologi untuk menciptakan blok-blok yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya. Setiap blok pada blockchain terdiri dari ledger dan tiga elemen yaitu data, hash, dan hash dari blok sebelumnya.


Arsitektur blockchain bekerja dengan konsep desentralisasi database, menggunakan P2P network. Arsitektur blockchain tidak tersentralisasi seperti pada bank konvensional dan lebih real time. Blockchain menggunakan P2P network. Arsitektur blockchain terbagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Application
  • Decentralized Ledger
  • Peer-to-Peer Network


Teknologi blockchain terhubung melalui kriptografi dan penggunaannya sangat berkaitan dengan mata uang kripto atau cryptocurrency. Salah satu cryptocurrency yang sangat terkenal dan menjadi salah satu cryptocurrency pertama adalah bitcoin.



Apa itu Cryptocurrency

Cryptocurrency merupakan aset atau mata uang digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran yang menggunakan kriptografi yang kuat sebagai pengamanan transaksi keuangan, mengontrol proses pembuatan unit tambahan, dan memverifikasi transfer aset. Cryptocurrency bisa dikatakan sebagai media mata uang digital yang pembukuannya dan pertukarannya ditempatkan secara online dan diamankan menggunakan cryptograp yang kuat. Cryptocurrency ini dibuat dengan menggunakan metode blockchain. Sampai saat ini sudah banyak berkembang mata uang digital yang digunakan di seluruh dunia.



Apa itu Hash

Hash merupakan tanda tangan atau sidik jari untuk mengidentifikasi blok dan seluruh isinya dalam kode unik. Hash dari blok sebelumnya merupakan bagian yang membawa jejak atau riwayat informasi sebelumnya dan sekaligus mengamankan rantai blockchain.



Sejarah Cryptocurrency

Pada tahun 1976 dibuat paper yang menjelaskan ledger. Dalam paper tersebut menjelaskan tentang distributed ledger. Pada tahun 1997 Adam Back mengenalkan hashcash dan Wei Dai mengenalkan B-Money. Pada tahun 2008 barulah blockchain pertama kali yaitu bitcoin dikonseptualisasikan oleh Satoshi Sakamoto. Satoshi Sakamoto menerbitkan buku dengan judul “Bitcoin : a P2P Electronic Cash System”. Barulah pada 2009 bitcoin mulai diimplementasikan.



Cara Kerja Blockchain

Blockchain bekerja saat ada block yang menerima informasi baru. Blockchain mencatat informasi yang tidak dapat diubah. Selanjutnya blockchain akan melakukan validasi informasi dengan sistem terdesentralisasi. Proses terdesentralisasi bekerja dengan banyak node jaringan untuk memvalidasi informasi. Setelah proses desentralisasi barulah data ditambahkan kedalam blok baru.

Kelebihan & Kekurangan

Segala sesuatu pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya, begitu juga dengan blockchain. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan blockchain:


Kelebihan

  • Desentralisasi database
  • Pengguna mengontrol informasi dan transaksi
  • Data konsisten dan akurat
  • Aman
  • Transaksi sebagai protokol
  • Transparan, semua transaksi tidak bisa diubah atau dihapus
  • Peer-to-peer menjamin keamanan, tahan dari serangan siber


Kekurangan

  • Mahal
  • Tidak ada acara membalikkan transaksi jika gagal
  • Transaksi lambat karena harus diverifikasi oleh seluruh node
  • Kompleks dalam memahami blockchain itu sendiri
  • Seluruh informasi harus disebarluaskan



Pemanfaatan Blockchain

Dalam Handbook of Research on Blockchain Technology disebutkan bahwa sudah banyak bidang yang memanfaatkan teknologi blockchain. Bidang yang memanfaatkan teknologi blockchain antara lain layanan finansial, ritel, asuransi, logistik, distributor, sektor publik, dan industri biomedical. Bidang-bidang dan perusahaan tersebut memanfaatkan teknologi blockchain untuk lebih mengembangkan lagi industri tersebut. Pada intinya semua bidang dapat menerapkan teknologi blockchain, contohnya adalah IBM, Microsoft Azure, Amazon, Walmart, dan masih banyak perusahaan lain yang sudah menerapkan teknologi blockchain. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa blockchain ini merupakan teknologi yang sangat berguna di berbagai bidang dan industri.



Research Blockchain dalam Pertanian

Miguel Pincheira, Massimo Vecchio, Raffaele Giaffreda, Salil S. Kanhere. Cost-effective IoT devices as trustworthy data sources for a blockchain-based water management system in precision agriculture, 2021.



Referensi

Niko Ramadhani, Apa Itu Blockchain dan Bagaimana Cara Kerjanya?, Akseleran Blog, 2021.

Friska, Apa itu Blockchain dan Bagaimana Cara Kerjanya?, Koin Works Blog, 2021.

Reward City, Sejarah Blockchain dan Crypto Asset Dari Awal Kemunculan, Reward City, 2021.

Michelle Lim, 81 of top 100 companies use blockchain technology, Blockdata research shows, Forkast, 2021.